Fenomena Medan magnet di Kabupaten Aceh Besar, Bagaimana bisa terjadi?

Kategori : Pemerintah Aceh Senin, 06 Januari 2020

Tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh (Dinas ESDM Aceh) yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas ESDM Aceh, Ir. Mahdinur, MM hari ini melakukan observasi lapangan ke daerah terjadinya fenomena medan magnet di Gampong Data Makmur Kecamatan Blangbintang Kabupaten Aceh Besar. Fenomena adanya medan magnet yang sanggup menggerakkan mobil, dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan oleh Tim Dinas ESDM Aceh di lokasi Gampong Data Makmur Kecamatan Blangbintang Aceh Besar (koordinat 5°31'55"N dan 95°29'55"E) diketahui bahwa ada perbedaan elevasi sekitar 4 meter.
  2. Mobil viral yang bergerak sendiri di Kecamatan Blangbintang Aceh Besar sebenarnya bergerak kearah yang lebih rendah.
  3. Secara geologi, daerah ini merupakan formasi gunungapi lamteuba yang terdiri dari batuan gunungapi yang memungkinkan terdapatnya mineral magnetit. Mineral magnetit merupakan salah satu yang mempunyai gaya magnet.
  4. Sebagai indikasi tidak adanya medan magnet didaerah ini adalah kompas geologi yang digunakan masih bergerak secara normal, jika ada medan magnet jarum kompas akan bergerak dan terhenti pada arah tertentu
  5. Secara pandangan kasat mata memang benar seolah-olah arah pergerakan mobil merupakan tanjakan. Setelah tim melakukan pengukuran dengan menggunakan kompas geologi dan GPS ternyata ada perbedaan elevasi 4 meter dalam jarak sekitar 200 meter pada tempat yang dilalui oleh mobil.

Kesimpulan sementara bahwa bergeraknya mobil tersebut bukan karena pengaruh adanya medan magnet tetapi karena perbedaan elevasi.

 

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32